DAP Koordinir Aksi Berantas Miras Di Dogiyai, Ini Tuntutannya

DAP Koordinir Aksi Berantas Miras Di Dogiyai, Ini Tuntutannya
Saat ASN, TNI/POLRI dan Rakyat sedang berada di lapangan Theo Makai Mowanemani - foto Aleks Waine

Dogiyai - Ratusan rakyat Dogiyai kembali melakukan aksi damai di lapangan Theo Makai Mowanemani guna menuntut pemerintah daerah registrasi Perda Nomor 08 tahun 2018 ditingkat provinsi bagian biro Hukum, senin (03/03/21).

Dalam kesempatan itu dihadiri oleh berbagai pihak yang peduli terhadap orang dan anak cucu Dogiyai yakni Bupati Dogiyai, DPRD, Dewan Adat, dan berbagai PNS dari berbagai Dinas dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Dogiyai, selain itu dihadiri juga berbagi organisasi dan lembaga masyarakat yang ada di Dogiyai serta TNI/Polri yang bertugas di Kabupaten Dogiyai.

Aksi kali ini dikordinir langsung oleh Dewan Adat Papua di Dogiyai dengan tujuan untuk menyelamatkan Generasi emas di Dogiyai dari bahaya Minuman Keras (miras).

Ketua DAP di Dogiyai Germanus Goo dalam orasinya mengungkapkan, pihaknya bersedia akan menegakan perda yang nantinya akan di registrasi di Biro Hukum. 

"Kami dari Lembaga Dewan Adat siap akan menegakan perda yang akan di registrasi di biro hukum Provinsi, "kata Goo.

Dogiyai - Ratusan rakyat Dogiyai kembali melakukan aksi damai di lapangan Theo Makai Mowanemani guna menuntut pemerintah daerah registrasi Perda Nomor 08 tahun 2018 ditingkat provinsi bagian biro Hukum, senin (03/03/21).

Dalam kesempatan itu dihadiri oleh berbagai pihak yang peduli terhadap orang dan anak cucu Dogiyai yakni Bupati Dogiyai, DPRD, Dewan Adat, dan berbagai PNS dari berbagai Dinas dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Dogiyai, selain itu dihadiri juga berbagi organisasi dan lembaga masyarakat yang ada di Dogiyai serta TNI/Polri yang bertugas di Kabupaten Dogiyai.

Aksi kali ini dikordinir langsung oleh Dewan Adat Papua di Dogiyai dengan tujuan untuk menyelamatkan Generasi emas di Dogiyai dari bahaya Minuman Keras (miras).

Ketua DAP di Dogiyai Germanus Goo dalam orasinya mengungkapkan, pihaknya bersedia akan menegakan perda yang nantinya akan di registrasi di Biro Hukum. 

"Kami dari Lembaga Dewan Adat siap akan menegakan perda yang akan di registrasi di biro hukum Provinsi, "kata Goo.

Pihaknya berharap setelah Perda ini sudah berhasil registrasi di biro hukum provinsi, diminta fasilitasi beberapa praga sebagai jaminan penegak perda, sepertinya Mobil pengawasan, pakaian dan alat komunikasi serta bangunan beberapa pos di setiap perbatasan antar kabupaten tetanggah.

"Kalau perda ini dinyatakan telah registrasi ditingkat Provinsi biro hukum, saya akan minta pemda mobil kontrol, bangun pos-pos kecil di setiap perbatasan, pakaian dan HT agar bisa saling komunikasi, "harapnya.

Dogiyai Papua Pembatasan Peredaran Miras
Aleks Waine

Aleks Waine

Previous Article

Dinilai Membuat Masalah, Caretaker Kadin...

Next Article

TPNPB Kodap XXXI Noukai Deiyai Telah Terima...

Related Posts